LPMP Inside

LPMP Inside (59)

Semua konten yang berkaitan dengan keseharian di lingkungan LPMP

Tuesday, 04 December 2018 13:22

Capacity Building Penjaminan Mutu Pendidikan 2018

Written by

Singkawang - Mengemas mutu tak selamanya harus kaku. Mengemas mutu bisa dilakukan dengan lucu tetapi juga seru.  Berdasarkan konsep tersebut keluarga besar LPMP Kalimantan Barat mengadakan kegiatan In House Training (IHT) di Dayang Resort, Kota Singkawang pada 30 Nopember-2 Desember 2018. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, fungsional, staf ASN (Aparatur Sipil Negara) dan nonASN LPMP Kalimantan Barat.

Kegiatan ini dikemas dalam berbagai bentuk permainan kelompok yang melibatkan perpaduan antara karyawan ASN dan nonASN. Seluruh permainan ditujukan agar terjadi pembauran antarkaryawan tanpa membedakan status, pangkat dan jabatan. Permainan kelompok menggiring peserta untuk saling kolaborasi, sinergi dan menginspirasi.

Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahardi, M.Pd beserta istri berkenan membuka, turut serta dan menutup kegiatan tahunan ini. Dalam sambutan dan arahannya, kepala LPMP Kalimantan Barat mengingatkan bahwa kegiatan ini adalah momentum terbaik untuk instrospeksi kualitas mutu internal lembaga. Meskipun dikemas dalam berbagai permainan, sesungguhnya dalam setiap permainan mengandung nilai kebersamaan dan gotong royong.

Kepala LPMP Kalimantan Barat juga menyampaikan bahwa tidak ada orang hebat. Seberapa hebatnya pimpinan pasti butuh staf untuk menyukseskan setiap kegiatan. Tidak ada superman. Yang ada adalah supertim. Sepak bola menjadi enak ditonton karena kerjasama. Bukan kemampuan individu pemainnya. Setiap staf punya peran. Peran itulah yang kemudian dibentukkan dalam permainan kelompok untuk bisa saling mengisi, saling menghargai, saling melengkapi dan saling kerjasama sehingga menjadi juara.

In House Training adalah media pengembangan organisasi modern. Setiap permainannya mengharuskan praktek di lapangan. Di setiap permainannya memunculkan karakter sejati setiap orang. Di setiap permainannya menimbulkan sikap tenggang rasa dan tanggung jawab bersama. Di setiap permainan IHT menguatkan jiwa corsa (saling memiliki).

Tujuan utama penyelenggaraan IHT adalah penyegaran fisik-mental, pembangunan karakter dan meningkatkan kemampuan. In House Training juga mampu meningkatkan kekompakan, kerja sama dan kesolidan. In House Training dianalogikan sebagai bangunan yang terdiri dari pasir, batu, semen dan air. Perpaduan komposisi tersebut  saling merekatkan dan mengokohkan. Meskipun dalam kesehariannya melakukan tugas yang berbeda namun setiap karyawan sejatinya adalah elemen penguat kokohnya sebuah lembaga/ institusi. Bahkan tak hanya kokoh saja, bangunan tersebut akhirnya juga mampu menjadi rumah kedua, surga dunia yang nyaman dan membetahkan. Tak hanya untuk bekerja tetapi juga menghasilkan ide-ide besar, lompatan-lompatan besar dalam meningkatkan kinerja dan kapasitas lembaga.

Di akhir kegiatan diadakan malam keakraban yang diisi acara hiburan. Setiap seksi dan subbag menampilkan pertunjukan seni dan budaya. Setiap seksi dan subbag dipersilakan unjuk keterampilan dan kekhasan. Ada nyanyian, sandiwara, tarian dan koreografi. Sehingga kegiatan IHT ini benar-benar komplit memadukan unsur pendidikan dan kebudayaan (Kim).

Monday, 01 October 2018 20:49

Romansa Purnatugas Ratna Farida

Written by

Pontianak - Tiga puluh delapan tahun sudah ibu Ratna Farida mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). September 2018 adalah bulan terakhir beliau mengabdi. Sebuah perjalanan panjang pengabdian tanpa henti. Dengan semangat dan tanggung jawab beliau jalani sepenuh hati.

Beliau adalah salah satu staf senior semenjak LPMP bernama BPG (Balai Penataran Guru). Generasi pertama yang turut serta menjalankan dan membesarkan LPMP. Beliau diterima sebagai CPNS pada tahun 1980 di Kanwil Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat. Pada tahun 1993 beliau pindah ke BPG Pontianak. Hampir selama dua puluh dua tahun beliau mengabdi di subbagian umum di bagian kepegawaian. Pada tahun 2015 beliau pindah ke seksi Fasilitasi dan Peningkatan Mutu Pendidikan. Emak adalah panggilan akrab rekan dan sejawat. Karena memang beliau adalah salah satu staf yang mudah akrab.

Beberapa staf merasa kehilangan. Namun aturan harus berkata demikian. Tak ada ASN yang abadi. Pada suatu saat setiap ASN juga akan mengikuti. Ketegasan beliau akan selalu dikenang. Disiplin beliau menjadi tauladan. Kepedulian sesama rekan kerja menjadi panutan.

Tiba saatnya LPMP Kalimantan Barat melepas secara resmi. Melalui acara yang dikemas rapi nan happy. Acara pelepasan dan perpisahan membuat kolega, rekan dan pimpinan tergugah hati. Merelakan salah satu staf yang baik senantiasa bekerja dengan nurani. Acara pelepasan dikemas semi-formal. Kesan dan pesan disampaikan dengan canda dan kenangan. Selain juga menghadirkan hiburan yang menghangatkan dan penuh kekeluargaan.

Para pimpinan dan sejawat menyampaikan sambutan dan menghadirkan lantunan. Sebagai hiburan agar beliau meninggalkan LPMP Kalimantan Barat dengan kebanggaan. Di acara ini kepala LPMP Kalimantan Barat turut menghadirkan lagu spesial. LPMP Akustik, yang merupakan grup musik LPMP Kalimantan Barat, pun menyuguhkan lagu-lagu kesayangan ibu Ratna.

Ibu Ratna Farida mengakhiri karir dengan bahagia. Buktinya di usia 58 tahun beliau masih sehat, bugar dan segar. Tanpa sakit dan maladministratif. Bukankah itu yang diidamkan para ASN? Sukses ibu. Dunia baru menanti pengabdianmu.

Monday, 03 September 2018 22:31

LPMP Kalimantan Barat Semakin Instagramable

Written by

Pontianak - Istilah Instagramable muncul seiring pesatnya perkembangan media sosial berbasis gambar, Instagram. Instagramable identik dengan tempat atau lokasi unik, eksentrik dan cantik untuk dijadikan background swafoto.
Aktualisasi diri di lokasi yang Instagramable diyakini menaikkan gengsi, kebanggaan dan nilai tawar seseorang. Sehingga layak dibagikan bahkan "dipamerkan" untuk mendapatkan pujian.
Kini LPMP KalBar terus berbenah untuk menambah lokasi yang Instagramable tersebut. Spot-spot baru di sekitar kompleks terus ditambah dan dipercantik seperti ruang kelas A, wisma Handayani dan area auditorium Ki Hajar Dewantara.
Menjadi lembaga yang Instagramable juga merupakan pencitraan positif untuk dikenang dan dikenal oleh para stakeholder. Banyak dari mereka hanya bisa bermimpi namun kita sudah memiliki. Tak sedikit dari mereka baru bisa merasakan namun kita sudah bisa mewujudkan. Sebagian besar dari mereka merasa bangga bisa menggunakan/ menyinggahinya namun kita telah bisa mendayagunakannya.
Ada nilai lebih setelah berkegiatan. Selain pengalaman dan pengetahuan, para stakeholder mempunyai kenang-kenangan gambar di lokasi yang membetahkan, menyenangkan dan penuh kehangatan.
Dimanakah itu? Di LPMP Kalbar. (Kim)

Pontianak - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat mengadakan acara Halal Bi Halal dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Fitri 1439 H pada hari Senin tanggal 25 Juni 2018, bertempat di Auditorium Ki Hajar Dewantara LPMP Kalimantan Barat.

 

Acara bertajuk “Halal Bihalal Keluarga Besar LPMP Kalimantan Barat” ini dihadiri oleh keluarga besar pegawai LPMP  Kalimantan Barat yang terdiri dari PNS, satpam, tenaga kontrak beserta keluarganya. Pada acara Halal Bihalal ini dihadiri pula oleh mantan pejabat dan para pensiunan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Barat, seperti Drs. Abdul Hadi, M. Si (mantan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Barat) dan Drs. Tjutju Supardan (mantan Kasi Pelayanan Teknis) dan Bapak Abdul Haer, S.Pd.

 

Acara dibuka dengan persembahan musik dari Tim Akustik LPMP, dan pembacaan ayat suci Al Qur’an, serta Saritilawah. Acara kemudian  dilanjutkan dengan sambutan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd, yang mengingatkan untuk seluruh pegawai untuk melanjutkan amalan kebaikan yang dikerjakan dibulan Ramadhan pada 11 bulan selanjutnya setelah Ramadhan.

 

Sementara itu Ustadz Abuya Nanang Zakaria, M.Pd dari Ketua Majelis Tarjih PDM Muhammadiyah Kota Pontianak yang didaulat untuk memberikan ceramah mengingatkan pula untuk senantiasa istiqomah dalam melaksanakan kewajiban sebagai muslim, agar kita memperoleh ketaqwaan.

 

Kegiatan diakhiri dangan saling acara saling bersalaman dan memaafkan dengan harapan  Halal Bihalal Perayaan Idul Fitri 1439 H selain sebagai ajang silaturahmi keluarga besar LPMP Kalimantan Barat juga sebagai momentum untuk saling intropeksi dan lebih meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Pontianak - Untuk mengetahui gambaran kebutuhan dan pengembangan SDM kedepan, LPMP Kalimantan Barat melaksanakan Training Need Assessment (TNA) terhadap staf LPMP Kalimantan Barat yang dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2018. TNA ini untuk memetakan kompetensi staf terkait dengan rincian tugas pada masing-masing jabatan yang ada.
Hasil dari TNA ini diharapkan dapat memberikan gambaran apakah staf yang menduduki suatu jabatan mempunyai kompetensi yang memadai untuk melaksanakan tugas-tugasnya. Tindak lanjut dari hasil TNA ini akan digunakan sebagai dasar untuk program peningkatan kompetensi staf, rolling dan promosi.
Lebih jauh lagi kedepan TNA dan tindak lanjutnya akan menjadi salah satu dasar dalam Penataan Sistem Manajemen SDM Lembaga.