Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (161)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

Pontianak - 19/06/19 - Program Supervisi Mutu Pendidikan merupakan salah satu program LPMP Kalimantan Barat pada tahun 2019 ini. Dalam rangka melanjutkan tahapan kegiatan program tersebut, LPMP Kalimantan Barat melaksanakan Bimbingan Teknis Supervisi Tingkat Kabupaten/Kota untuk angkatan II, yang dimulai tanggal 19 sampai dengan 22 Juni 2019.

Sasaran peserta dari kegiatan bimbingan teknis angkatan II ini adalah sebanyak 165 peserta, yang keseluruhannya merupakan Pengawas Sekolah yang berasal dari 5 kabupaten/kota yaitu Kapuas Hulu, Melawi, Bengkayang, Sanggau dan Pontianak.

Kegiatan dibuka oleh Dra. Dwi Karyani, M.Pd selaku Kasi Pemetaan Mutu dan Supervisi, yang mewakili Kepala LPMP Kalimantan Barat. Dalam sambutannya Dra. Dwi Karyani, M.Pd menyampaikan kepada peserta bahwa program supervisi mutu pendidikan ini merupakan program nasional, yang juga dilaksanakan oleh LPMP di propinsi-propinsi lain di seluruh Indonesia. Program supervisi mutu pendidikan merupakan sebuah proses dalam upaya mengawal peningkatan mutu pada satuan pendidikan yang nantinya akan dilaksanakan oleh LPMP bersama dengan Pengawas Sekolah di seluruh satuan pendidikan. Dengan dilaksanakannya kegiatan bimbingan teknis kepada pengawas sekolah ini diharapkan dapat memberikan bimbingan mengenai supervisi mutu pendidikan dan sekaligus menyiapkan pengawas sekolah untuk melakukan supervisi pelaksanaan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) termasuk pelaksanaan program PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) dan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah binaannya.

Untuk selanjutnya tahapan berikutnya masih akan dilanjutkan dengan kegiatan Bimbingan Teknis Supervisi Mutu Pendidikan Tingkat Kabupaten/Kota untuk angkatan III yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 26 sampai dengan 29 Juni 2019, kemudian akan dilanjutkan kegiatan Supervisi Satuan Pendidikan dimana Pengawas Sekolah akan melaksanakan supervisi ke satuan pendidikan binaannya masing-masing, yang direncanakan akan dimulai pada bulan Agustus sampai dengan September 2019.  

LPMP Kalimantan Barat melaksanakan Kegiatan Bimbingan Teknis Supervisi Tingkat Kabupaten/Kota Angkatan I selama 4 (empat) hari dari tanggal 12 s.d. 15 Juni 2019 di LPMP Kalimantan Barat. Kegiatan bimbingan teknis ini merupakan rangkaian program kegiatan supervisi mutu di tahun 2019, yang sebelumnya sudah didahului dengan dilaksanakannya Penyusunan Bahan Supervisi Penjaminan Mutu Pendidikan pada tanggal 25 sampai dengan 27 April 2019, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Bimbingan Teknik Supervisi Tingkat Provinsi pada tanggal 2 sampai dengan 5 Mei 2019. Untuk kegiatan Bimbingan Teknis Supervisi Tingkat Kabupaten/Kota ini direncanakan akan dilaksanakan dalam 3 angkatan.

Adapun tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan ini yaitu untuk memberikan bimbingan teknis mengenai supervisi mutu pendidikan dan sekaligus menyiapkan pengawas sekolah untuk melakukan supervisi pelaksanaan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) termasuk pelaksanaan program PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) dan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah binaannya.

Sasaran peserta dari kegiatan bimbingan teknis angkatan I ini adalah sebanyak 160 peserta, yang keseluruhannya merupakan Pengawas Sekolah yang berasal dari 5 kabupaten yaitu Ketapang, Sambas, Sintang, Landak dan Kayong Utara.

Kegiatan dibuka oleh Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd yang didampingi pejabat struktural di lingkungan LPMP Kalimantan Barat yaitu Kurniadi, SE, MM selaku Kasubbag Umum, Dra. Dwi Karyani, M.Pd selaku Kasi Pemetaan Mutu dan Supervisi, dan Drs. Abdi Tauhid, MM selaku Kasi Sistem Informasi.

Program Supervisi Mutu merupakan sebuah proses dalam upaya mengawal peningkatan mutu pada satuan pendidikan yang nantinya akan dilaksanakan oleh LPMP bersama dengan Pengawas Sekolah di seluruh satuan pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2019 ini. (UDewi)

Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Binaan tahun 2019 untuk angkatan 2 yaitu untuk jenjang SMP telah dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat pada hari Jum’at tanggal 24 Mei 2019 sampai dengan tanggal 26 Mei 2019.
Sebanyak 70 sekolah binaan jenjang SMP dari 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat mengikuti kegiatan ini, dimana masing-masing sekolah mengirimkan kepala sekolah dan bendara sekolah. Selain kepala sekolah dan bendahara sekolah, kegiatan ini juga diikuti olek Kasi Kurikulum Jenjang SMP dari masing-masing kabupaten/kota. Jumlah keseluruhan peserta berjumlah 154 orang.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan sekolah binaan sebagai sekolah penerima dana bantuan pemerintah tersebut dapat memahami tentang program sekolah binaan dalam mengimpelementasikan penjaminan mutu pendidikan, mekanisme kegiatan pendampingan yang akan dilakukan dan mengetahui pengelolaan dana yang akan diterima dan bagaimana mempertanggungjawabkan kegiatan dan anggaran pendampingan. (oktaragni)

Pontianak, 21 Mei 2019 - Dalam rangka pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan di Satuan Pendidikan, LPMP Kalimantan Barat hari ini melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Daerah Sekolah Binaan tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah agar fasilitator daerah dapat memahami peran dan fungsinya dalam upaya memfasilitasi sekolah binaan untuk menerapkan sistem penjaminan mutu pendidikan di masing-masing sekolah binaan. Kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 56 orang yang terdiri dari unsur pengawas sekolah provinsi/kabupaten/kota, widyaiswara dan staf LPMP Kalimantan Barat. .
Kegiatan yang di laksanakan di LPMP Kalimantan Barat ini akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 20 s.d 23 Mei 2019.

Dokumentasi

Pontianak -Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat pada hari Senin tanggal 20 Mei 2019 sampai dengan tanggal 22 Mei 2019 melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Binaan tahun 2019 untuk angkatan 1 yaitu untuk jenjang SD. Sebanyak 56 sekolah binaan jenjang SD dari 7  Kabupaten/Kota yaitu dari Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak dan Kota Singkawang mengikuti kegiatan ini, dimana masing-masing sekolah mengirimkan kepala sekolah dan bendara sekolah. Selain kepala sekolah dan bendahara sekolah, kegiatan ini juga diikuti olek Kasi Kurikulum Jenjang SD dari masing-masing kabupaten/kota. Jumlah keseluruhan peserta berjumlah 119 orang. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan sekolah binaan sebagai sekolah penerima dana bantuan pemerintah tersebut dapat memahami tentang program sekolah binaan dalam mengimpelementasikan penjaminan mutu pendidikan, mekanisme kegiatan pendampingan yang akan dilakukan dan mengetahui pengelolaan dana yang akan diterima dan bagaimana mempertanggungjawabkan kegiatan dan anggaran pendampingan. (oktaragni)