Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (161)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

Pontianak,21/10/2019 - Diklat In Service Learning 1 Penyiapan Calon Kepala Sekolah Kota Singkawang Tahun 2019 merupakan program kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Barat, dan LPPKS Indonesia.

Diklat In Service Learning 1 Penyiapan Calon Kepala Sekolah  ini diikuti oleh 25 orang peserta yang terdiri dari 18 calon Kepala Sekolah jenjang SD dan 7 calon Kepala Sekolah Jenjang SMP yang dinyatakan layak dalam seleksi Substansi yang telah dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang pada tanggal 28 s.d. 30 September 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 7 hari sejak tanggal 14 s.d. 20 Oktober 2019 di Hotel Swiss Bell in Singkawang,  di pandu oleh 2 orang Master Trainer dan 1 orang Supervisor dari LPPKS. Pada kegiatan ini peserta mendapatkan materi Diklat tentang latihan kepemimpinan, pengelolaan pada 9 aspek manajerial yang mencakup 8 Standar Nasional Pendidikan, supervisi akademik dan program penunjang lainnya yang dibutuhkan oleh Calon Kepala Sekolah sebanyak 70 JP.

Setelah mengikuti kegiatan Diklat In Service Learning 1, calon kepala sekolah akan melakukan On the job learning (OJL) selama 3 bulan yang ekuivalen dengan 200 JP di sekolah sendiri maupun di sekolah magang lain. Dalam kegiatan ini calon kepala sekolah akan mengimplementasikan apa yang diperoleh saat mengikuti in service learning 1.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan :

1). Calon kepala sekolah yang memiliki  jiwa kepemimpinan, kepribadian, sosial, dan jiwa kewirausahaan yang mampu meningkatkan potensi kepemimpinan, mengubah pola pikir, sikap, perilaku dan tindakan calon kepala sekolah yang difokuskan pada peningkatan kemampuan berdasarkan hasil pemetaan.

2). Calon Kepala sekolah yang memahami 9 aspek manajerial yang mencakup delapan standar nasional pendidikan, komponen-komponen perencanaan, evaluasi diri sekolah, serta penyusunan RKJM/RKA-S/M.

3). Calon Kepala sekolah yang memahami konsep dasar supervisi akademik.

Pontianak,09/10/2019 - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat melaksanakan On the Job Learning Peningkatan Kompetensi Staf di Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan yang dilaksanakan pada empat kabupaten yaitu Kab. Kubu Raya, Kab. Mempawah, Kab. Sanggau dan Kab. Melawi di Provinsi Kalimantan Barat. On the Job Learning Kompetensi Staf di Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 7 s.d. 9 Oktober 2019 yang bertempat di empat kabupaten dengan sasaran satuan pendidikan tingkat sekolah dasar. On the Job Learning merupakan kegiatan praktik pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan yang dilakukan pada satuan pendidikan dalam upaya pemenuhan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan (SNP) di Satuan Pendidikan.


Dengan adanya Kegiatan ini menambah pengetahun kompetensi staf di Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dalam melakukan pemetaan mutu, pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu, supervisi satuan pendidikan, dan fasilitasi peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah serta meningkatkan kompetensi staf LPMP Kalimantan Barat dalam melaksanakan penjaminan mutu pendidikan di provinsi Kalimantan Barat sebagai upaya pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) pada satuan pendidikan.

Album Foto

foto

Wednesday, 25 September 2019 09:17

Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sekadau 2019

Written by

Pontianak,25/9/2019 - LPMP Kalbar - Sebanyak 97 kepala sekolah definitif ikut serta dalam Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sekadau bertempat di LPMP Kalimantan Barat. Diklat penguatan kepala sekolah ini merupakan kerjasama LPMP Kalimantan Barat  dengan LPPKS Solo beserta Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau. Kegiatan ini merupakan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau dalam mengimplementasikan Permendikbud No. 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Diklat ini sepenuhnya dibiayai dari dana APBD Kabupaten Sekadau Tahun 2019.
.
Kegiatan Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sekadau dihadiri oleh Bupati Sekadau Bapak Rupinus, S.H., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau Bapak Losianus, S.Pd., M.Si., Kepala LPMP Kalimantan Barat Bapak Asep Sukmayadi, S.IP., M.Si., serta Kepala Seksi Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidikan (FPMP) LPMP Kalimantan Barat Ibu Suprapti, S.Pd., M.Pd.
.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan laporan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau Bapak Losianus, S.Pd, M.Si., dalam laporan beliau menyampaikan dasar hukum pelaksanaan diklat ini, tujuan kegiatan serta jumlah kepala sekolah sasaran yang mengikuti diklat ini beserta dengan persyaratan administrasi yang telah mereka penuhi sebelumnya. Serta meminta bapak Bupati Rupinus, S.H.,M.Si. untuk membuka kegiatan secara resmi.
.
Selanjutnya Kepala LPMP Kalimantan Barat Bapak Asep Sukmayadi, S.IP., M.Si. memberikan sambutan dan arahan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pentingnya membangun sekolah kreatif dengan cara membangun visi dan misi yang kuat dan sesuai perkembangan zaman, mengelola SDM sekolah dengan baik, dan menjadikan sekolah eksis dengan cara berkolaborasi dengan masyarakat.
.
Bupati Sekadau Rupinus, S.H.,M.Si. dalam arahannya menyampaikan pentingnya membuat sekolah menarik, bersih serta melakukan inovasi di lingkungan sekolah, memperkuat ekstrakurikuler seperti olah raga dengan membangun lapangan – lapangan olah raga di sekolah dan melakukan pemetaan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah dan diusulkan ke pemda melalui dinas pendidikan. Selanjutnya Bupati berpesan untuk meningkatkan IPM kabupaten yang masih 6,5

Saturday, 21 September 2019 09:49

Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sambas 2019

Written by

Pontianak,21/9/2019 - LPMP Kalimantan Barat  dengan LPPKS Solo beserta Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas bekerjasama melaksanakan Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sambas di Kabupaten Sambas. Kegiatan ini merupakan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas Dalam mengimplementasikan Permendikbud N0. 6 Tahun 2018 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Diklat ini sepenuhnya di biayai dari dana APBD Kabupaten Sambas Tahun 2019.

Diklat di buka tanggal 16 September 2019 di Aula Hotel Pantura Jaya Sambas dihadiri oleh Kasi Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidikan (FPMP) LPMP Kalimantan Barat Ibu Suprapti, S.Pd, M.Pd. Dalam arahannya Ibu  Suprapti, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa Diklat ini penting diadakan dalam rangka memberikan pembekalan kepada Kepala Sekolah agar Kepala Sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai Manajer Sekolah Benar secara administrasi dan Baik dalam hal Implementasi sehingga mencipatakan sekolah yang unggul dan memenuhi Standar Nasional Pendidikan dapat diwujudkan.

Selanjutnya kegiatan di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas Drs. H. Sabhan, M.Pd, dalam arahannya bapak Kepala Dinas Menyampaikan agar peserta diklat mengikuti kegiatan Ini dengan baik dan disiplin, dan beliau akan melakukan sidak ke sekolah – sekolah dalam jangka waktu dekat, bagi kepala sekolah yang ditemukan tidak melaksanakan proses pembelajaran dengan baik maka akan ada sanksi disiplin yang akan diberikan. Hal ini dilakukan dalam rangka mengawal mutu pendidikan di Kabupaten Sambas tetap Baik.

Kegiatan juga di hadiri oleh supervisor dari LPPKS Solo ibu Ana Susanti,M.Pd, beliau sangat terkesan dengan pengelolaan kegiatan yang baik oleh Pemda Sambas hal ini di tunjukkan dengan ruang kelas yang Representatif, makanan peserta dan pengajar yang baik dan yang paling penting dari kesan beliau adalah Modul Diklat yang dicetak dengan kualitas baik sehingga menunjang dan memudahkan peserta dalam mengikuti proses diklat yang dilangsungkan.

Pada hari Sabtu 21 September 2019 pukul 09.00 Wib, kegiatan Dikat penguatan kepala sekolah di Kabupaten Sambas dihadiri oleh Bapak Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc. Dalam arahan bapak H. Atbah Romin Suhaili, Lc menyampaikan pentingnya Kepala Sekolah memberikan tauldan.

Karena menurut data yang di sampaikan oleh beliau di Kabupaten Sambas saat ini sedang terjadi degradasi moral. Hal yang menjadi sorotan beliau adalah Penggunaan Narkoba dan perilaku Cabul (pornografi). Untuk itu Kepala Sekolah Harus menjadi garda terdepan dalam hal memberikan teladan dan contoh yang baik. Beliau mengingatkan jangan sampai kepala sekolah terlibat dalam hal – hal kasus penyimpangan perilaku.

 

Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc mengapresiasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas yang berada di urutan ke – 5 di Propinsi Kalimantan Barat yang selanjutnya akan terus ditingkatkan dengan penggunaan Neraca Pendidikan Daerah dengan mewujudkan program yang tepat sasaran.

Pontianak,19/9/2019 - LPMP Kalbar - Sekolah Binaan adalah sekolah yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota) dan pembinaannya dilaksanakan secara bersama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat. Sekolah Binaan merupakan acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam upaya pemenuhan mutu 8 (delapan) SNP melalui penerapan penjaminan mutu pendidikan. Pelaksanaan program sekolah binaan dilakukan dengan memberikan bantuan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan dan melibatkan pemerintah daerah melalui Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Daerah (TPMPD).

Jumlah Sekolah binaan di Provinsi Kalimantan Barat 224 sekolah yang berada di 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Setiap Kabupaten/Kota memiliki 16 sekolah binaan yang terdiri dari 8 SD, 5 SMP, 2 SMA dan 1 SMK. Sekolah Binaan memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada 5 (lima) sekolah di sekitarnya. Sekolah yang diimbaskan ini selanjutnya disebut dengan sekolah imbas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota diberi keleluasaan untuk menambah sasaran Sekolah Binaan melalui pola yang sama dengan biaya dari pemerintah daerah (APBD).

Fasilitator Daerah (Fasda) melakukan pendampingan ke sekolah binaan sebanyak 3 kali. Pada bulan Juli – Agustus telah dilakukan pendampingan pertama di tiap Kabupaten/Kota dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan sekolah dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu internal (SPMI). Pada bulan September dilaksanakan pendampingan kedua di sekolah binaan, yang memberikan penguatan kepada sekolah dalam melaksanakan maupun memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan. Kegiatan pendampingan diikuti oleh  pengawas, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan lain, serta orang tua/komite sekolah binaan dan perwakilan sekolah imbas. Pendampingan ketiga akan dilaksanakan pada bulan November difokuskan pada pemberian penguatan kepada Sekolah Binaan dalam hal pengembangan program kekhasan atau kekhususan yang dilaksanakan oleh sekolah.