Wednesday, 30 October 2013 08:49

Pelatihan Pembuatan Website Sekolah

Written by Admin
Rate this item
(0 votes)

Kendari - Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyelenggarakan pelatihan pembuatan website sekolah menggunakan content management system (CMS) Balitbang Kemdikbud. Pelatihan tersebut berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2013, di Kendari, Sulawesi Tenggara.

 

Disampaikan ketua panitia, Oky Adrian, kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi dan kolaborasi antara model website sekolah menggunakan CMS Balitbang, Rumah Belajar, dan sekaligus APEC Learning Community Builders (ALCoB). “Ketiga aplikasi tersebut, bermuara pada percepatan dan peningkatan layanan terhadap peserta didik, tenaga kependidikan, satuan pendidikan melalui pemanfaatan TIK,” katanya saat pembukaan pelatihan tersebut di Kendari, Senin (28/10).

 

Peserta kegiatan pelatihan ini berjumlah 25 orang. Mereka merupakan guru dan/atau administrator pendidikan dari berbagai bidang studi dan atau pengelola website sekolah, dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan Administrator Pendidikan yang telah diseleksi secara online melalui website www.kajianwebsite.org mulai dari Agustus sampai dengan September 2013.

 

25 guru ini selama empat hari ke depan akan dilatih oleh empat instruktur yang telah berpengalaman dalam penggunaaan CMS Balitbang. Seluruh peserta berasal dari sekolah se Provinsi Sulawesi Tenggara. Tergabungnya  sejumlah 25 orang guru dan/atau administrator pendidikan menjadi anggota ALCoB, selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan jaringannya kepada sekolah atau guru lainnya, baik di lingkup sekolah masing-masing maupun dalam forum yang lebih luas, baik secara online maupun offline.

 

Model CMS Balitbang Kemdikbud dikembangkan sejak tahun 2008. Model ini telah di-launching oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, pada puncak acara peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2010. Model tersebut dirancang untuk mengembangkan  dan mempublikasikan manajemen sekolah dan pembelajaran berbasis web dengan metode yang sangat mudah dan memiliki keunggulan dari CMS sejenis.

 

Kemudahan dalam pembuatan website sekolah dengan model ini adalah tanpa perlu penguasaan bahasa pemrograman web beserta databasenya seperti HTML, PHP, MySQL ataupun aplikasi publikasi web lainnya yang rumit.

Karena kemudahan dan keunggulan model CMS Balitbang, hingga November 2012 telah dipergunakan oleh 2.744 lembaga. Agar Model Website Sekolah yang telah dihasilkan dapat diketahui dan dimanfaatkan seluas-luasnya oleh sekolah, oleh karenanya kegiatan pelatihan ini perlu dilakukan, salah satu caranya, yaitu melalui APEC Learning Community Builders (ALCoB) yang telah dikembangkan di Indonesia sejak 2003, di mana  hingga 2012 telah tersebar di 30 provinsi.

 

Sumber : http://kemdikbud.go.id

Read 6965 times